JAKARTA–Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag), Nursyam mengungkapkan, ada sebanyak 50 ribuan guru madrasah dari seluruh Indonesia siap mengikuti uji penempatan (placement test) sebagai ujian awal sebelum mengikuti proses sertifikasi guru. Uji penempatan ini rencananya akan digelar pada awal bulan Mei 2012 mendatang.

“Sebagaimana yang sudah saya jelaskan, Kemenag akan menggelar placement test yang merupakan uji kompetensi awal sebelum mengikuti sertifikasi,” ungkap Nursyam kepada JPNN di Gedung Kemenag, Jakarta, Senin (26/3).

Nursyam menjelaskan, pihaknya saat ini sudah mengumpulkan seluruh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk merumuskan soal-soal yang akan digunakan untuk uji penempatan tersebut. Diharapkan, seluruh administrasi, perumusan soal, dan pendataan seluruhnya dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan ini.

“Untuk mengikuti uji penempatan ini dikenakan biaya Rp2,5 juta per orang. Biaya tersebut dibayarkan oleh masing-masing peserta dan diserahkan kepada LPTK – LPTK di mana para peserta tersebut menjalani ujian tersebut,” sebut Nursyam.

Dalam hal ini, lanjut Nursyam, pemerintah sangat berharap para peserta uji penempatan ini mampu memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga, para peserta yang lolos uji penempatan ini dapat langsung masuk ke gelombang pertama proses sertifikasi.

“Kalau nilai mereka rendah, maka akan diberi bimbingan sampai batas waktu tertentu. Jadi, kalau mereka sudah masuk di Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) setidaknya kemampuannya bisa setara dengan mereka yang lolos uji penempatan,” imbuhnya.(Cha/jpnn)

Sumber: http://madrasah.kemenag.go.id/detail106.html

Iklan